Perusahaan Pencemar Sungai''Akan Di Tutup Ahok !!
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bakal tutup perusahaan yang dapat dibuktikan mencemari sungai di ibu kota. Pencemaran sungai itu dinilai Ahok jadi biang matinya beberapa ribu ikan di lokasi Ancol.
" Umumnya itu (pencemaran) dari sungai, terlebih nyaris seluruhnya sungai itu terhubungnya ke laut, " kata Gubernur yang umum disapa Ahok ini tempo hari.
Saksikan juga : 21 Perusahaan Masuk Daftar 'Hitam' Kementerian Lingkungan
Terlebih sekarang ini tengah musim hujan dimana aliran air sungai lebih cepat hingga ke laut. Oleh karenanya utama dikerjakan perusahaan mana yang bikin air sungai tercemar sampai membunuh beberapa ribu ikan itu.
" Biarlah Tubuh Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) yang lakukan penelusuran, " tuturnya.
Bila kelak diketemukan ada pelanggaran dalam pemrosesan limbah perusahaan, Ahok mengakui tidak segan bakal memberi sanksi tegas. " Dapat ditutup perusahaan itu, " tuturnya.
Saksikan juga : Ahok Siap Cabut Izin Perusahaan Pembuang Limbah
Ahok menyatakan, kematian ikan-ikan itu sekalipun tidak ada hubungan dengan gagasan reklamasi di pesisir Jakarta.
Reklamasi pantai jadi satu diantara program yang direncanakan oleh Ahok. Gagasannya reklamasi bakal dikerjakan untuk bangun 17 pulau di pesisir utara Jakarta serta bakal di bangun oleh sebagian perusahaan pengembang.
Sampai sekarang ini, baru dua perusahaan pengembang yang memperoleh izin proses yakni PT Muara Wisesa Samudera, anak perusahaan Group Agung Podomoro, untuk reklamasi Pulau G pada 2014 serta PT Kapuk Naga Indah, anak perusahaan Agung Sedayu Grup, untuk reklamasi pulau C, D, serta E pada 2012 di masa kepemimpinan Gubernur Fauzi Bowo.

Blogger Comment
Facebook Comment